adalah sedihmu

adalah sedihmu
yang tertata rapi diantara rak buku tua berwana kekuningan
diantara jam dinding, diantara vas bunga, lalu melekat disudutnya
 
adalah sedihmu
yang menghantui jendela waktuku dengan tirainya yang transparan
dengan bunyinya yang gemerisik meronta kesepian
 
adalah sedihku
yang menata ulang rak buku berwarna kekuningan diantara perabotan
yang lekat dijendela itu dengan lantunan gemerisik sepi
 
adalah ceriamu
kemuliaan ditiap kayuhan nelayan, ditengah kalutnya gelombang
pujian dari segala kehidupan yang pernah diberikan alam
 
adalah ceriamu
yang mampu menipu malam dengan terbitnya mentari…
 
 
 
 
 
#NowPlaying Jikustik – Mentarai dikalahkan Malam
sementara simpanlah sedihmu dan kuatlah, biarkan semua berjalan seperti tatanan Tuhan
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s