teduhnya rembulan…

ditepian malam, melirik langit yang menjaring rembulan
ia mengumpulkan remah-remah senyummu yang tertinggal
ia menggulungkan tirai kesepian tepat dimatamu
 
ditepian malam, rembulan segemulai hari kemarin
ia masih menari tarian yang sama untuk memujamu
ia tak lelah mendengar bisikan ku yang kian lirih mengadu
 
ditepian malam, ia mulai menyejukkan hati
meredamkan detak jantung, melantun disela-sela pembuluh darah
mengecup kesepian, dan merambat sampai jemari
 
teduhnya rembulan kali ini tak mampu memayungiku dari derasnya syair dari senyummu,
hanya menambah kekagumanku atas anak-anak syahdu digelombang rambutmu
 
 
 
 
#NowPlaying Chrisye & Naif – Tjah Ayoe
teduhnya rembulan memang tak seayu matamu, namun cukup membuatku kalut kali ini…
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s