Juli…

Disinilah kehangatan,

menyusup di sesaknya Juli

menyentuh bahumu, melindungi tidurmu

 

tak mungkin Juli memisahkan kita,

ketika Mei menggenggam jari-jari sepimu

sekarang tak ingin aku sendiri saat Agustus

 

pernah dua puluh tujuh menit kau bercerita

dilelahnya malam, diperistirahatan kamarku

mendengarkan simfoni dari kotak kecil dengan alunan suaramu

Harusnya Juli ini aku mengajakmu menikmati kerlip bintang yang muncul dirumah-rumah mungil itu

menikmati sejuknya angin dijejalan debu kota yang tak pernah merasa sepi ini…

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s