sendunya Yamuna

demikianlah Resi Parasara
telah datang kereta kencana bersadel perunggu-bersepuh emas
ditepian rumahmu, dimuka hatiku
sebagaimana Sentanu yang hilang jalan pada harumnya sungai Yamuna
begitulah aku yang dilumat kesendirian
kuseduh takdirku pada cangkir cela kehormatanmu
kini izinkan aku, meninggalkanmu
Dewabrata, lakukan wadadmu – maka aku bersedia
 
 
 
 
NB: adalah kisah Durgandini
http://id.wikipedia.org/wiki/Durgandini
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s