ada mereka

ternyata disana ada gula-gula rindu, yang tersemat dikelopak putih rembulan, kilaunya menyandera debur kedip mataku. aku mengikuti gerakan yang elok dari dedaunan, ranting, serta cabang-cabang, menuju angkasa – yang bersatu dengan awan menjinakkan angin pada putik-putik ragu dibawah teduhnya waktu.
 
ada juga tarian lebah dan kupu-kupu, beriringan bersama merpati – berdansa lalu bersahut-sahutan. “denyutku ada padamu, kau dan aku satu garis tangan”. mereka seperti pupur bintang dikeramahan taman, disekitar pohon pengetahuan.
ternyata pelataran ini begitu harum, bahkan paru-paruku mengangguk setuju. serasa ada aliran disendi tulangku, menyelimuti keheninganku – melegakan. sungguh kuterbenam pada kepak-kepak hangat nan syahdu dari keramahan alam, dari keramahan ciptaan Tuhan.
 –
aku mulai mendengar mereka, mulai melihat mereka, juga belajar merasakan mereka
semenjak jemarimu melabuhkan pelangi, pada pantaiku yang mulai surut…
 
 
 
 
 
#NowPlaying The Beatles – Till there was you

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s