kecuali yang dilupakan

senja ini menghatkan kotaku
lewat senyum yang lebih jingga dari sebelumnya,
sementara kau masih diselimuti oleh senja
yang muram dari petualangannya waktu lalu
 
lantas senja menuntun kau dan aku berjalan
pada trotoar yang mulai kita lupakan,
perlahan langkahmu tak lagi terlihat disisiku
karena sayap-sayap itu telah tumbuh
di kedua sisi punggungmu,
menerbangkanmu
 
aku mengerti,
ketika kutatap samudra dimatamu
aku melihat kapal lain menguasainya
ia begitu mesra berlayar kepantaimu
jauh melebihi aku
baiklah,
sebelum senja esok nanti memelukmu
aku akan pergi,
sebelum bibirmu berucap
“lupakan aku…”
tapi sekarang,
biarkan aku berkeras
“aku ingin mengingatmu, selalu”
 
 
 
Aku bersedia menjadi apapun untukmu, kecuali yang ingin kau lupakan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s