untitled

tumpukan cerita
kumpulan foto
sepenggal video
semua rapi tersusun
dalam kamar samar
tanpa jendela
pengap
 
udara tersekat
“hirup aku, seperti dia menghirupku”
 
sudilah kabar tersebar
rahasia ini biar terlupakan
 
semasa itu
dia tumbuh merambat
memenuhi kamarmu
menjalar direlungmu
 
sekarang aku yakin
masih ada sisa akar
lekat seperti nektar
yang tertidur sejenak
 
coba dengar ketika senja
kabar langit ditanganmu
yang menitik perlahan
lewat cerita sang hujan
 
awan berarak memutih
berkumpul satu-satu
dalam hitam pejammu
 
coba lihat sekali lagi
sudah surutkah?
sudah mengabukah?
 
jika benar begitu
biarkan mengalir
kemuara ingatanmu
yang berkumpul pekat
dalam samudra anganku
 
waktu tak lebih kejam
dari nyala sendu wajahmu
yang menterjemahkan rindu
adakah memikirkan aku?
 –
aku tahu
akulah yang seharusnya mengerti
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s