kesan untuk awal, kemarin

 
tidak seperti hari kemarin
kali ini jauh lebih sederhana,
lekukmu semacam senja yang memanis
dalam lidah lamunan penangis
 
semakin lama aku putar
semakin jelas dan berpendar
 
lewat lepih yang kau tawarkan
dikedua rona-rona pipimu,
aku semakin paham satu hal
gula jawa itu bersari darimu
tenunan yang kemarin kau kenakan
menutup pintu kata yang sekarang
aku sajakkan
 
dimana garis-garisnya
membisikkan
sesuatu…
“cobailah aku”
 
 
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s