gula-gula yang ditawarkan senja

halo senja, apa kabar pantaimu lagi?
apa kabar pasirmu?
ingin aku menjejakkan kakiku disana
lalu membiarkannya dipeluk riakmu

halo jingga, bagaimana hangatmu kali ini?
apa kabar warnamu?
ingin aku membiarkanmu memandikanku
dan merasakan peluk-peluk cahayamu

aku merasakan basah pasir dari riakmu
juga merasakan aroma hangat dari cahayamu

dari senja yang berbeda, hanya rindunya yang sama

senja,
berhentilah kau tawarkan gula-gula
yang mulai hambar rasanya
bukan aku tak ingin, tapi aku telah terikat

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s