ruang rindu 8

hhmm, ternyata udah lebih dari berbulan-bulan lalu gw gak up date kumpulan sajak pendek dari twitter gw nih. sory to say yaa people, sibuk sih #lalala
oh iya, gw dah mulai gak ngumpulin sajak-sajak pendek gw itu sejak bulan september awal. jadi format berikutnya bakal beda deh untuk kumpulan-kumpulan sajak pendek gw ini.

well, semua sajak pendek gw dari juli s/d september gw publish secepatnya disini. soalnya nanti gw bakal pake format baru.

dari pada berbasa-basi, mari kita kritik aja yaa sajak-sajak berikut iniπŸ˜€

 

 

 

Aku belajar dari angin, Cara-Cara menyebut lafal namamu @Syair_malam

9 September 2011

 

Pada cahaya malam yang usang, aku belajar berjalan pada lekuk-lekuk terjal kesedihanmu @sajak_cinta

9 September 2011

 

aku lempit pagi dan kuletakkan diatas kasur, bersama dirimu dibawah lipatan bantal @sajak_cinta

9 September 2011

 

pagi, kabari aku tentang dia. dia yang menikmati pagi dengannya @sajak_cinta

9 September 2011

 

kenalkan aku pada pagi, pada ia yang akan memelukku kelak @sajak_cinta

9 September 2011

 

Hujan ini kasih, adalah ibu dari sajak-sajakku @sajak_cinta

8 September 2011

 

Menepilah diteduh lenganku, ketika kesendirian menghujani harimu @puisikita

8 September 2011

 

Gerimis ini penanda rindu yang dijatuhkan dari sendu matamu @sajak_cinta

8 September 2011

 

Detakku memiliki kembarannya, pada detakmu @sajak_cinta

8 September

 

Sembari bersenandung, kutuliskan sajak untukmu @sajak_cinta

8 September 2011

 

aku pejalan buta, pemapah rindu. kepadamulah kaki sendu ini melangkah @sajak_cinta

7 September 2011

 

sesungguhnya itu aku, yang meresap pada kulitmu, dan meracuni aliran darahmu @sajak_cinta

7 September 2011

 

kenangan itu semu, yang dimakan rindu dan terbenam pada pelukan malam @sajak_cinta

7 September 2011

 

sembari memapah perih, aku tetap menyiangi kasih dibawah sombongnya terik lampu-lampu taman @sajak_cinta

7 September 2011

 

Aku menuliskan kejadian masa lalu, pada buku-buku halus jemari tanganmu – lembut @sajak_cinta

6 September 2011

 

izinkan aku berziarah pada pagimu, pada pelataran sendu matamu @sajak_cinta

6 September 2011

 

mengenangmu itu seperti merapikan tempat tidurku, setiap pagi – setelah bermimpi @sajak_cinta

6 September 2011

 

aku ingin mendekapmu dengan pagi, menjadikanmu satu debur – dipantaiku @sajak_cinta

6 September 2011

 

Debur yang menjuntai dari dadamu, menenggelamkan aku dalam samudra diam – hanya senja yang tahu

@sajak_cinta

5 September 2011

 

Kau pelupuk bintang, yang berjalan dihampanya hatiku @sajak_cinta

5 September 2011

 

Mengertilah, lebahpun berpulang pada bunga-bunga taman. Begitu juga diriku berpulang – padamu @sajak_cinta

5 September 2011

 

“Naiklah kemari, jika Kau lelah menghadapi hari-harimu” bisikmu dari balik awan @sajak_cinta

5 September 2011

 

Ku harap matahari menghentikan dayungnya sejenak, aku masih ingin tenggelam dikeheningan pagi @sajak_cinta

5 September 2011

 

aku memilih September melebihi Agustus, karena hujannya mampu menyembuhkan pepohonan luka dimuka rumahmu @sajak_cinta

4 September 2011

 

kau diam, seperti malam-malam lalu dipadang yang hijau dan tak berbintang @sajak_cinta

4 September 2011

 

Semerbak wangi senja yang merekah dari kembang-kembang kasih, ketika Kau sebut namaku @sajak_cinta

4 September 2011

 

bisakah hari lalu kembali menghampiri rumahku? ada beberapa yang masih ingin aku titipkan padanya @sajak_cinta

4 September 2011

 

rindu adalah kata paling mudah terucap ketika kenangan memenuhi ruang dadaku @sajak_cinta

4 September 2011

 

semenjak lalu aku tahu, bahwa kenangan hanya cahaya kabur dari lentik matamu @sajak_cinta

4 September 2011

 

biarlah habis dahulu cahaya matahari, maka saat itu aku siap untuk melupakanmu @sajak_cinta

3 September 2011

 

rajah punggungku dengan kesedihan hatimu – aku diam @sajak_cinta

2 September 2011

 

hanya kecap malam mengalir lembut pada jemari kasihmu – pada pagi-pagi semerbak nafasmu @sajak_cinta

2 September 2011

 

lupakan kata-kataku, mereka tak semenarik kupu-kupu senja yang menelan malammu @sajak_cinta

1 September 2011

 

pertarungan ini kau menangkan, aku mundur tanpa bertempur @sajak_cinta

1 September 2011

 

semenjak pada tanda koma, ada kata berupa duka-duka rindu matamu @sajak_cinta

31 Agust 2011

 

sukar aku mendahului cahaya rembulan, karena doamu selalu yang lebih dulu menjamahku @sajak_cinta

31 Agust 2011

 

Senyap senja meneduhi diammu, Dan aku nelayan yang melarung kearahmu @sajak_cinta

30 Agust 2011

 

Sekayuh inginku pada langit-langit kamar, mengharap satu pada jendela hatimu @sajak_cinta

30 Agust 2011

 

adanya kasih semenjak petang, dan berakhir pada fajar – bibirmu @sajak_cinta

29 Agust 2011

 

rindu ini pecundang paling kecut, dari keringat sang pecandu yang cemberut @SajakMbelink

29 Agust 2011

 

Pupur bintang pada pipimu mengingatkan aku pada pagi, pada apa yang dikisahkan jemari sajakku @sajak_cinta

29 Agust 2011

 

aku mengenal sendu ketika punuk rindu terlanjur tumpah lewat lorong senyummu @sajak_cinta

29 Agust 2011

 

Dibalik jendela kulihat lenganmu menjuntai dikeramahan senja-pikirkan diriku dinda @sajak_cinta

28 Agust 2011

 

Senja dipelataran rumahku masih jingga, masih memunggungi sedihmu @sajak_cinta

28 Agust 2011

 

Pada aliran gelisah yang Kau beri untukku, terbawa dedaunan kuning beriak rindu @sajak_cinta

28 Agust 2011

 

sembari meniduri kenangan pada genggaman rindu, aku terbangun karena tangisan masa lalu yang mengagumkan @sajak_cinta

28 Agust 2011

 

sembari melepas lelah, kurebahkan imajiku pada wajah selembut langit-langit pagi @sajak_cinta

28 Agust 2011

 

iringan rindu melintas diketinggian angkasa, kepakannya masih mendebar – walau mereka sudah menjauh @sajak_cinta

28 Agust 2011

 

Berpulang pada hatimu, adalah kiblat rindu untuk sajakku @sajak_cinta

27 Agust 2011

 

Kantung sendumu memenuhi awan-awan ungu, turunkan saja lewat sajak sore ini @sajak_cinta

27 Agust 2011

 

Aku masih menyimpan janji pada pelupuk rindu disudut mata sendumu @sajak_cinta

27 Agust 2011

 

Kita berdua tahu pagi hanya sececap rindu, tapi Kau berlalu dalam diam ketika surya melangkah senja @sajak_cinta

27 Agust 2011

 

Jerami menguning setelah dirajah mentari, jemariku berbaring diatas bibir merah yang merekah @sajak_cinta

26 Agust 2011

 

aku bercerita pada pagi, bahwa kesempatan itu ada ketika pintu surga terbuka lewat hatimu @sajak_cinta

26 Agust 2011

 

ketegapan hatiku runtuh pada diam yang mengiba, pada pagi yang mendera @sajak_cinta

26 Agust 2011

 

selama embun masih membasahi dedaunan merah bibirmu, biarkan aku menyecapnya – mengobati rindu @sajak_cinta

26 Agust 2011

 

urung aku pergi ke dasar bibirmu, bersabarlah katamu – jemarimu bergetar @sajak_cinta

25 Agust 2011

 

Senja menjilati tubuh-tubuh lesu yang berdiri diantara ilalang, mereka menitikkan rindu untuk pulang @sajak_cinta

25 Agust 2011

 

Debu mengotori wajah-wajah sendu dinaungan senyummu, dibalik kisah seorang perindu @sajak_cinta

25 Agust 2011

 

Memilikimu memang tak lebih dari seribu malam, tapi untukmu masih Ada seribu sayang @sajak_cinta

25 Agust 2011

 

keajaiban itu tidaklah lebih hebat dari lembut lenganmu, yang melingkar di pinggangku @sajak_cinta

24 Agust 2011

 

pulanglah semau hatimu, ada ice cream dikotak kecil dekat lemari kaca persis dibawah fotomu @sajak_cinta

23 Agust 2011

 

memujamu itu bagai menikmati senja di genggaman tangan-tangan rindu, namun apa daya – takdirku telah terkunci di toples kaca @sajak_cinta

23 Agust 2011

 

berpeganglah pada malam, ketika kau bimbang – karena karena malam adalah aku yang ditelan alam @sajak_cinta

23 Agust 2011

 

tegak, berdiri, dan terbanglah. kalahkanlah dunia tanpa diriku yang menopangmu kini @sajak_cinta

23 Agust 2011

 

dan teriaklah, jika abu-abu senyap menghalangimu berjalan – aku akan datang @sajak_cinta

23 Agust 2011

 

Coba lihat keluar jendela- disitu Ada aku, lelaki yang menunggu @sajak_cinta

22 Agust 2011

 

lupakan rindu, lupakan dulu sejenak – rebahlah dahulu di dadaku @sajak_cinta

21 Agust 2011

 

Aku memilih diam, ketika remang-remang bulan berani menggodamu @sajak_cinta

20 Agust 2011

 

naikkan bendera putih, aku menyerah menampungmu dalam hatiku @sajak_cinta

20 Agust 2011

 

Wewangian hujan melekat di kerah bajumu, aku masih ingin termangu disapu gelisah

19 Agust 2011

 

Semerbak mawar menyeruak Lewat rekahan bibir rindumu, Dan aku kumbang yang haus memujamu @sajak_cinta

18 Agust 2011

 

Dalam kotak-kotak kaca ini aku mengumpulkan pecahan rindu, yang terjatuh dari derai tawamu @sajak_cinta

18 Agust 2011

 

malam merambat menjadi hangat, ketika kecup gemintang penanda hujan merebahkan tubuhmu didadaku @sajak_cinta

17 Agust 2011

 

antara aku dan kau mendarat kepik abu-abu penjaja rindu, biarkan aku membeli satu untukmu @sajak_cinta

17 Agust 2011

 

karena rindu tak mengenal Tuhan, maka ia begitu leluasa meletakkan lengannya dipundakku ketika aku memelukmu @sajak_cinta

17 Agust 2011

 

Keraguan merupakan pintu beranak seribu kunci, akan kuawali dengan membuka kesunyian dimatamu @sajak_cinta

15 Agust 2011

 

Diselusur lorong ini aku mencari kebenaran yang pernah Kau goreskan pada dinding kesunyianmu @sajak_cinta

15 Agust 2011

 

hamba hanya debu-debu merpati, melarung bersama angin mencoba melupakanmu @sajak_cinta

14 Agust 2011

 

dan ditemaramnya langit, kulihat wajahmu melukiskan senja yang memeluk kesedihan @sajak_cinta

14 Agust 2011

 

bagikan bintang dinampan kayu ini, biarkan dunia tahu aku merelakan semua hanya untukmu @sajak_cinta

13 Agust 2011

 

yang diam dalam luka bukan kepedihan, hanya relung-relung rindu yang tersasar @sajak_cinta

13 Agust 2011

 

bergembiralah dalam kesenyapan malam, karena aku akan tetap mencarimu @Syair_malam

13 Agust 2011

 

sejak kau memendam hatiku didalam matamu, sadari itu aku mampu melihat rindu dari diammu @sajak_cinta

13 Agust 2011

 

dalam keramahan senja, aku mengenal kata sayang padamu @sajak_cinta

13 Agust 2011

 

lalu mentari mau jadi apa, jka rindu mengabur dalam kalbu…

13 Agust 2011

 

ada dua ruang dihatiku, satu untukmu-dan satu jelas punya ibuku @sajak_cinta

12 Agust 2011

 

didalam kenangan aku temukan remah-remah rindu, masih terasa manis dan menarik untuk disisakan @sajak_cinta

12 Agust 2011

 

aku sudah menghabiskan dua kotak kecil kenangan, sembari memaparkan rindu yang menjuntai dalam sepi @sajak_cinta

11 Agust 2011

 

Dalam kenanganku, Kau menaklukkan segala yang kupunya-dimulai dari rindu @sajak_cinta

11 Agust 2011

 

aku ingin menjadi bahtera Nabi Nuh, yang membiarkanmu nyaman didalamnya – walau nantinya aku harus melepaskanmu pergi @sajak_cinta

10 Agust 2011

 

Yang menggetarkan dada ini adalah gelombang rindu, setelah kenanganmu menancap ditepian jiwaku @sajak_cinta

10 Agust 2011

 

Merasakan hangat jemarimu dibalik tipisnya kaca kenangan, ternyata mengingatkan aku atas sendunya warna-warni pelangi @sajak_cinta

10 Agust 2011

 

Dan waktupun memaksa aku mengenakan seragam biru bermotif rindu, agar aku mudah dikenali kenangan @sajak_cinta

10 Agust 2011

 

aku ingin tenggelam kedalam hangatnya teh ini, agar aku tahu betapa hangat kasih sayang yang kau titipkan ditiap ruas jemarimu @sajak_cinta

10 Agust 2011

 

dengan segelas teh, dan dua potong roti aku menunggu kau diteras, untuk sebuah ucapan selamat pagi @sajak_cinta

10 Agust 2011

 

yang menjuntai dipundakmu itu kenangan, bersama lembutnya rambutmu — mengikat rindu dalam untaian pita ungu @sajak_cinta

9 Agust 2011

 

Sebenarnya biru bukan merah jambu, sebenarnya rindu bukan main hatiku @sajak_cinta

8 Agust 2011

 

kemudian malam mengenalkan aku pada gelap, pada senyap, pada sendu dilekuk bibirmu @sajak_cinta

8 Agust 2011

 

bersama rindu aku menguatkan hati menuju rumahmu, bahkan jika jalan ini bernestapa @sajak_cinta

8 Agust 2011

 

akulah bejana rindu, gunakanlah ketika kau ingin memasak kenangan @sajak_cinta

8 Agust 2011

 

Yang tertidur di hatimu itu aku, kurcaci kecil yang beristirahat sejenak setelah menanam rindu @sajak_cinta

8 Agust 2011

 

semua karena pagi yang mengigil, membuat semua rindu berselimut dalam benakku @sajak_cinta

8 Agust 2011

 

diamkan sejenak, rindu akan mengeras lalu kita bisa menikmatinya selagi segar @sajak_cinta

7 Agust 2011

 

yang senja lakukan kali ini menghinaku, ia mulai berani menyembunyikan rindu @sajak_cinta

7 Agust 2011

 

lupakan rindu, letakkan saja di bawah meja. semakin hari, terasa semakin berat menjingjingnya @sajak_cinta

7 Agust 2011

 

doaku jembatan rindu, kepadanyalah ditumbuhkan sayap-sayapmu @sajak_cinta

6 Agust 2011

 

Sebenarnya rindu sudah cukup baik padaku, ia merapikan gambar wajahmu yang berserakan dikamarku @sajak_cinta

6 Agust 2011

 

Memuja pagi itu semudah melekatkan bibirku, pada halus bibirmu @sajak_cinta

6 Agust 2011

 

bagi bumi, aku hanyalah penjejak tanah yang mencari sepasang jejakan lainnya @sajak_cinta

4 Agust 2011

 

usah kau terlarut dalam rindu yang deras menuju samudra tak bernama, ada aku tepian kecil yang siap mengeringkanmu @sajak_cinta

4 Agust 2011

 

Dalam tiap lembar perhatianku terlampir satu sajak untukmu sang pena rinduku @sajak_cinta

4 Agust 2011

 

aku akan tetap memanjat pohon ara yang tinggi itu, untuk mencarimu diantara kerumunan sajak-sajakku @TulisanKecil

4 Agust 2011

 

tidurlah, selagi kenangan masih ingin membasuhmu dengan usapan lembut dimatamu @sajak_cinta

2 Agust 2011

 

ingatkah kau pada rembulan yang memandangmu mesra, mengatakan seberapa pentingnya dirimu diciptakan @sajak_cinta

2 Agust 2011

 

sebenarnya aku rindu, tapi jika aku harus melewati tajamnya ribuan pisau takdir untuk menggenggammu-sepertinya aku tak mampu @tulisankecil

1 Agust 2011

 

rindu itu warna coklat yang memenuhi gelas teh yang kau sajikan untukku tiap senja @tulisankecil

1 Agust 2011

 

Engkaulah penunggu waktu, yang berbisik menyebut namaku @sajak_cinta

1 Agust 2011

 

Selamatkan lah aku dari jiwa-jiwa kekal, pemakan kenangan @sajak_cinta

1 Agust 2011

 

Bayang rindu yang terinjak dikakiku, perlahan terbang mencarimu @sajak_cinta

1 Agust 2011

 

biar aku yang pergi, biar pagi menjadi saksi aku yang menyendiri @sajak_cinta

1 Agust 2011

adakah hantu manapun bisa membantuku menembus ribuan dimensi ini untuk menemuimu @sajak_cinta

31 Juli 2011

 

yang terjaga dari malam kali ini hanya sejumput rindu, dari rintik gemintang dimatamu @sajak_cinta

31 Juli 2011

 

dimata takdir aku hanya riak-riak kecil, pengganggu derasnya aliran sajakmu @sajak_cinta

31 Juli 2011

 

sungguh aku masih ingin masuk dijalan setapak yang sudah takdir siapkan disudut bibirmu, bahkan jika itu nestapa sekalipun @sajak_cinta

31 Juli 2011

 

Memahamimu itu seperi membaca buku dalam gelap, namun masih bisa terbaca judulnya @sajak_cinta

27 Juli 2011

 

Selagi senja masih Ada, maukah Kau berjalan bersamaku kearahnya @sajak_cinta

26 Juli 2011

 

Jikalau telah jatuh bintang dipadang senja, sudahlah pasti sudut rembulan tersampir disenyummu @sajak_cinta

26 Juli 2011

 

Mengingatmu itu seperti masuk keruangan dingin dengan ratusan bahan baku rindu didalamnya @sajak_cinta

26 Juli 2011

 

segaris tipis namamu melarik ditelapak tanganku, semanis hari-hariku bersama tipis bibirmu @Syair_malam

25 Juli 2011

 

Karena pagi adalah senyummanmu, maka aku selalu memulainya dengan doa @sajak_cinta

25 Juli 2011

 

tak pernah mengerti mengapa kunang-kunang selalu memenuhi ilalang rinduku, apakah memang seharum itu? @sajak_cinta

24 Juli 2011

 

pantaskah rimbunan rindu di pohonku meneduhkanmu sejenak siang ini? @sajak_cinta

24 Juli 2011

 

mengertilah mata yang tak berurai rindu hanya akan semakin menggelapkan langit malam tanpa gemintang @sajak_cinta

22 Juli 2011

 

jika kata ditiap sajak yang kucoba tumpahkan tak jua memerahkan pipimu, lalu apalagi yang harus kulakukan? @sajak_cinta

22 Juli 2011

 

menggapaimu, seperti kunang-kunang yang terbang rendah pada ilalang yang bercahaya kehijauan @sajak_cinta

22 Juli 2011

 

hentikan rinai air matamu, melekatlah dipelukku. nanti kuhantarkan kau kerumah gemintang, yang beraroma rembulan @sajak_cinta

21 Juli 2011

 

salahkan saja dedaunan delima didepan rumahmu, yang menghalangiku menatap sendunya wajahmu @sajak_cinta

21 Juli 2011

 

kurendam kenangan bersama setumpukan rindu, semoga melunturkan sedikit senyummu dalam gelembung anganku @sajak_cinta

21 Juli 2011

 

selalu pagi diselubungi lantunan manis doamu, untukku @sajak_cinta

21 Juli 2011

 

dilantunan nada yang dimainkan rindu, aku merdengar lirih kesunyian direlung hampa hatimu @sajak_cinta

19 Juli 2011

 

menyadari akan sejuknya pagi, mengingatkan aku pada kecup ringan di matamu @sajak_cinta

16 Juli 2011

 

terbalik sudah, perahu hatiku kini tumpah disungai nill yang bermuara dihatimu @sajak_cinta

14 Juli 2011

 

Tasku sudah tak cukup menyimpan senyum Dan tawamu, biar kusimpan saja dΓ­saku rinduku @sajak_cinta

11 Juli 2011

 

sekepal rindu sama berharganya dengan secuil perhatian darimu @sajak_cinta

10 Juli 2011

 

jikalau memang sang naga tak jua memberiku jalan menemuimu, sebaiknya kau mencari kesatria yang lain @sajak_cinta

10 Juli 2011

 

Aku suka diammu, yang mampu melubangi tembok keras hatiku @sajak_cinta

8 Juli 2011

 

Pagi beraroma sejuk senyummu, melekat disudut tengkukku @sajak_cinta

8 Juli 2011

 

Aku yang bernama pagi, Dan kaulah yang disebut mentari @sajak_cinta

8 Juli 2011

 

Lembayung ungu yang menggantung di selipan kupingmu, hanya menambah sendu lampu-lampu taman @sajak_cinta

7 Juli 2011

 

kau dan aku serupa kata yang tak bertaut, namun berima @sajak_cinta

7 Juli 2011

 

Ilalang pun menari, ketika kurapal namamu dalam lantunan angin @sajak_cinta

6 Juli 2011

 

Aku cuma rintik kecil diderasnya hujan, & Kau batu karang kokoh tempatku labuhkan titik-titik itu @sajak_cinta

4 Juli 2011

 

adalah aku pelantun sajak picisan, yang melamunkan rembulan malu-malu ditaman senyummu @sajak_cinta

2 Juli 2011

2 comments on “ruang rindu 8

  1. Sepertina nggak adil kalo aΝ‘kΟ…Ν‘ kasih cabe disini.., kasih madu aja yah..manis manis maniisss…
    Seperti senyumq Ε²Βͺnβ™Œ mengembang membaca tulisan-tulisan ini…

    *hahaha…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s