biarkan segalanya menelan tiada

biarkanlah kumbang menari
dari musim kemusim
dari taman ketaman

dan biarlah ia tetap terbang
sebab senja masih sama
sebab melati tetap berwarna

lalu biarkanlah waktu berguman
sementara segalanya terus berjalan
mengikuti apa yang telah ditentukan
oleh langkah ringan
dua kaki
tak bertuan
tak berbayang

 

-letakkan saja disana,
nantinya akan tumbuh juga,
karena senja adalah
tanah paling subur,
tempat dimana kau dan aku,
nantinya ‘kan terbenam-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s