kembaran yang sedegup

dipintu gerbang Ayodya
dan kerinduanmu yang tajam
ada kepak manyar tertunda
memanggilmu sampai karam

perlukah sampai begini
perlukah sebilah waktu
diantara jiwa pemberani
berdamai dengan ragu

lalu luluh tawa rembulan
dan dalam ribuan pencarian
kembaran jiwa dalam hidup
hanya aku yang sedegup

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s