insomnia cuaca

tidurnya waktu
adalah ketika malam
berkunjung diam-diam
dari balik pintu

lelapnya rindu
adalah saat kenangan
mengigau pelan
dalam tidur

“sebut namaku diudara”
kepal tanganmu dan berdoa
“menjelajahlah sayang”
tutup matamu lalu terbang

lihat, dirimu melayang
dengan sayap kupu-kupu
yang sewarna cempaka
dan seringan tanjung

duh Biyung duh Romo
malam selalu selambat inikah?
jam seperti lelah berdentang
apalagi sejak wajahmu terbayang

alengka punya raja
sepuluh wajah durhaka
dan rindu adalah petaka
Rahwana pemuja Shinta

“apa kabarmu Ramawijaya?”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s