pujian untuk adinda

dari lengkung kembar dadamu
ada rembulan yang enggan
lewat lembut merah bibirmu
ada dosa yang sabar
.
bahumu yang seputih pualam
menjadi tempat aku pulang,
sedang riak ramah rambutmu
selalu membawaku keujung bintang
.
adinda, jangan lupa satu hal
biarpun kau melupakan
namun, aku tetap mengingatmu
dalam tulisan
.
 .
 .
 .
salam,
 .
 .
 .
.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s