dari kamarmu sampai jalan-jalan sore kita

rindu bagiku lahir setiap senja
antara pukul empat sampai lima tiga puluh,

dimana biasanya kita tiap senja?
dirumahmu, ya dirumahmu

dirumahmu aku ingat beberapa hal
yang terjadi setiap senja,
teh gula batu, lagu top fourthy
dan tentu saja peluk hangatmu

selain itu
kadang kita hanya diam
menikmati semilir sejuk angin
atau gemerisik daun bambu
yang gugur begitu saja
disamping rumahmu

rinduku selalu lahir tiap kali senja,
entah datang begitu saja
atau saat mengingatmu

sesekali kita berkeliling kota,
dengan motorku tentu saja

berpelukan dan berpegangan
tak perlu banyak bicara,
aku tahu kita saat itu
sedang berbagi senja

satu dinikmati saat itu
satu lagi kita sisakan
untuk dirindu

bukan begitu sayang?

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s